RSS

Toko Bunda Buya

Selain menyukai bereksperimen di Dapur Anof, saat ini saya sedang menyalurkan hobi lain yaitu berdagang. Yup, berdagang online atau istilah kerennya e-commerce. Every people have passion, isn’t it? Selama passion itu merupakan hal yang positif, maka lanjutkan dan kembangkanlah.

“Jadi ini cuma sebatas hobi aja, iseng-iseng berhadiah gitu?”

Tentu saja tidak. Saya berusaha profesional untuk menjalankan hobi yang satu ini. Saya percaya sebaik-baik orang adalah yang memberikan banyak manfaat. Semoga saja dengan berjualan online mampu memberikan manfaat untuk banyak orang. Pertama, memudahkan para ibu yang tak sempat berbelanja di toko ataupun di mal. Cukup buka cell phone atau laptop lalu browsing barang yang dibutuhkan. Kedua, membantu industri pakaian negara kita agar lebih berproduksi. Ketika permintaan terhadap pakaian anak meningkat, tentu saja produksi pakaian-pun akan meningkat. Pakaian anak yang dijual di Toko Bunda Buya berasal dari produk lokal maupun impor. Cinta Indonesia? Yuuk buktikan dengan membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Kualitasnya tidak kalah lhoh dengan yang impor 🙂 Ketiga, dampak luas dari meningkatnya produksi dan konsumsi terhadap pakaian adalah berkembangnya perekonomian bangsa. [Haiyah, ini bahasa ekonom banget, hehehe]

ASAL MUASAL NAMA

Tidak mudah dalam memilih nama untuk sebuah toko. Brand atau merek merupakan hal yang sangat penting dalam dunia dagang. Cek berbagai online shop, masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Ada yang menggunakan nama pribadi sebagai nama tokonya, menggunakan nama anaknya, ataupun nama unik lainnya. Akhirnya saya memutuskan menggunakan kata BUNDA dan BUYA sebagai nama toko. Pertimbangannya adalah toko tersebut menjual berbagai produk yang dibutuhkan para ibu dan para ayah. Kata “bunda” dan “buya” diambil dari istilah panggilan yang digunakan anak saya kepada ibu – bapaknya. Penjelasan terkait dengan buya akan saya buat postingan tersendiri.

Singkat kata, please cek our latest products at:

Website: tokobundabuya.com

Instagram: @tokobundabuya

^_^

 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: