RSS

Tag Archives: impian

46. Nice Homework #8

NHW ini merupakan tugas yang paling telat saya kumpulkan, berbarengan dengan menyetor NHW #9. Walaupun telat tetap harus ditunaikan.

A, Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW #7)

Saya memilih memasak (cooking & baking) sebagai aktivitas yang paling saya suka. Walaupun dari kegiatan memasak ini ada konsekuensinya, yakni ada aktivitas cuci-mencuci perabot sehabis masak yang tidak saya suka, hehe.

B.Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE-DO-HAVE” di bawah ini:

Kita ingin menjadi apa? (BE)

Ahli di bidang masakan.

Kita ingin melakukan apa? (DO)

Mencoba aneka resep masakan, serta mengikuti beragam kursus masakan dan kue. Selanjutnya mulai memasarkan hasil masakan yang saya buat untuk komersil.

Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

Mempunyai restoran atau toko kue yang terjamin kehalalannya.

C. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Saya ingin senantiasa memasak makanan untuk keluarga sehingga makanan yang dikonsumsi terjamin kesehatan dan kehalalannya. Selain itu saya juga ingin memiliki restoran atau toko kue yang berlabel halal MUI.

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5 – 10 tahun ke depan (strategic plan)

Merintis usaha kuliner, dimulai dari warung skala kecil hingga nantinya berskala resto.

Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun (new year resolution)

Dalam kurun waktu 1 tahun ini saya akan mulai memperkenalnya Dapur Bunda-Buya. Dimulai dengan berjualan makanan ala Minang di kalangan mahasiswa tiap pekan.

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu; BERUBAH atau KALAH. – Institut Ibu Profesional

 

Tags: , , , , ,

39. Nice Homework #4

Memasuki materi minggu keempat, masih semangat dong ya. Berikut NHW #4 yang saya kerjakan.

Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Ketika mendapatkan pertanyaan untuk memilih SATU jurusan ilmu, sejujurnya itu adalah pertanyaan yang sulit. Karena ada empat ilmu yang ingin saya tekuni, yaitu ilmu agama, ekonomi, kuliner, dan menulis. Saya ingin mendalami ilmu agama Islam karena sebagai muslim mempunyai tugas untuk menyampaikan kebaikan Islam di lingkungan sekitar. Ilmu ekonomi ingin saya pelajari karena berhubungan erat dengan pekerjaan sehari-hari di Jakarta. Ilmu kuliner dan kepenulisan ingin saya tekuni karena saya jatuh cinta dengan dunia masak-memasak dan menulis. Selain itu kemampuan menulis juga menunjang pekerjaan saya yang dituntut untuk bisa menulis laporan ilmiah serta menunjang kegiatan dakwah.

Saat ini saya akan fokus untuk mendalami ilmu agama Islam dan kuliner.

Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

*Tutup muka*

Belum semua checklist yang saya buat mampu dijalankan. Harus lebih semangat nih!

Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Untuk menjawab pertanyaan ini saya merujuk pada al-Qur’an surat al-Mulk ayat 1-2: “Maha Suci Alloh yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun”.

Semasa bekerja, saya sibuk dengan rutinitas kantoran dan beragam deadline tugas yang diberikan atasan. Tak terlalu memikirkan apa visi misi hidup saya. Go with the flow aja, dengan melakukan tugas yang ada di depan mata dengan baik. Namun di saat sedang cuti seperti sekarang ini yang notabene memiliki waktu luang untuk merenung, kemudian bertemu orang-orang baru yang menginspirasi saya, lalu bergabung dengan komunitas IIP, saya menyadari apa misi hidup saya di muka bumi ini. Saya ingin karya saya bermanfaat bagi banyak orang.

Misi hidup: memiliki karya yang bermanfaat bagi banyak orang

Bidang: ilmu agama islam dan kuliner

Peran: pendakwah di lingkungan sekitar serta wiraswasta di bidang kuliner

Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Ilmu agama Islam

KM 0 – KM 1

(6 bulan)

Mengikuti kajian ·  Mengikuti halaqoh dan kajian selama    di Canberra

·  Menonton youtube ceramah ustadz

KM 1 – KM 2

(3 tahun)

Mempelajari cara membaca al-Qur’an yang baik dan benar ·  Mengikuti kelas Tahsin di Jakarta
Membaca buku-buku
Mengikuti kajian ·  Mengikuti halaqoh dan kajian di              Jakarta

·  Menonton youtube ceramah ustadz

KM 2 – KM 3

(1 tahun)

Mempelajari public speaking ·  Mengikuti training public speaking
KM 3 – KM 4

(1 tahun)

Mempelajari tentang halaqoh & menjadi murobbi yang baik

Ilmu kuliner

KM 0 – KM 1

(6 bulan)

Mencoba aneka resep masakan ·  Mencoba resep masakan yang akan        dipasarkan

·  Menentukan masakan apa yang akan    difokuskan untuk bisnis kuliner

Merintis usaha berjualan makanan ·  Memperkenalkan nama usaha

·  Berjualan makanan dengan sistem          pre-order

KM 1 – KM 2

(1 tahun)

Mengikuti kursus memasak ·  Mengikuti kursus memasak di Jakarta
Merintis usaha berjualan makanan dengan sistem pre-order ·  Memutuskan jenis masakan apa yang    akan dijual serta mem-fix-kan                  resepnya

·  Mencari karyawan untuk memasak

·  Memperkenalkan nama usaha ke            lingkungan kantor

·  Berjualan makanan dengan sistem          pre-order

KM 2 – KM 3

(2 tahun)

Merintis usaha berjualan makanan dengan membuka warung makan
KM 3 – KM 4

(2 tahun)

Merintis skema franchise

Target ini saya buat secara beririsan dan telah mempertimbangkan waktu 2 tahun untuk masa studi S2. Selain itu tahap pertama saya buat dengan rentang waktu 6 bulan karena InsyaAlloh akhir tahun ini saya beserta keluarga akan kembali ke tanah air. Selain itu, waktu yang saya sisihkan dalam mempelajari ilmu-ilmu tersebut hanya 1 – 2 jam per hari karena mempertimbangkan peran saya sebagai ibu rumah tangga dan rutinitas kantor. Semoga ALLOH memberikan kemudahan dan keberkahan waktu bagi saya agar bisa mencapai target-target tersebut.

Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Sebagian sudah dimasukkan ke dalam checklist, tetapi checklist harian akan diubah kembali menyesuaikan ilmu-ilmu yang akan saya dalami.

Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Dengan menyebut nama ALLOH saya ber-azzam untuk bisa bermanfaat bagi banyak orang melalui karya-karya saya.

InsyaAlloh.

 

Tags: , , , , ,

30. Resolusi di Tahun 2017

Hai blogku, lama tak bersua. Niat hati ingin posting satu tulisan dalam seminggu, tetapi kenyataannya sudah lebih dari enam bulan blog ini tak ber-progress. Begitu banyak peristiwa yang terjadi dan begitu banyak yang ingin diceritakan; keputusan untuk CLTN (Cuti Luar Tanggungan Negara), menemani suami yang melanjutkan kuliah di negeri kangguru, winter’s life, dan berbagai hal menarik selama tinggal di Canberra. Hmm, dimulai dari mana ya?

Bagaimana jika dimulai dengan harapan untuk tahun 2017. Setiap orang memiliki impian yang ingin diwujudkan selama satu tahun ke depan. Entah itu adalah lulus dari jenjang pendidikan yang sedang dijalani, promosi jabatan kantor, menikah, memiliki anak, usaha dagang makin laris, dan lainnya. You name it. Sebagian orang menuliskan impian tersebut menjadi resolusi yang ingin dicapai, dan sebagian lainnya cukup menyimpan keinginannya dalam hati.

Saya termasuk tipe pertama; suka menulis berbagai impian di kertas. Bukan apa-apa, saya tipe orang yang pelupa. Jadi biar ingat saya tulis deh di sebuah buku apa saja yang saya inginkan dalam hidup. Selain itu dengan menuliskan target hidup, akan membuat saya senantiasa on the track. Misalnya saya ingin traveling keliling dunia. Nah, hal-hal apa saja yang harus saya lakukan guna mendukung target tersebut. Langkah pertama tentulah membuat pos tabungan yang dikhususkan untuk traveling.

Meski agak telat mem-post terkait resolusi, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Pembagian kelompok target saya singkat dengan RUJAK. RUJAK ini terinspirasi dari kegiatan dalam halaqoh yang saya ikuti selama di Canberra. RUJAK merupakan singkatan dari Ruhiyah, Uang, Jasmani, Akademik, dan Keluarga.

Ruhiyah

Ruhiyah menempati posisi teratas dalam target hidup saya. Sebagai seorang muslim, saya percaya dengan keberadaan surga dan neraka. Bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara dan akan ada kehidupan setelah kematian dimana setiap tindakan kita selama hidup akan dimintai pertanggungjawabannya. Namun, tantangan di kelompok ini sangatlah berat. Menjaga agar ibadah kita senantiasa stabil bukanlah pekerjaan mudah, sangat sulit malah. Untuk itu tulislah target yang ingin dicapai, misalnya dalam setahun hapal 2 juz, istiqomah dalam sholat qiyamul lail, dan lainnya. InsyaAlloh.

Uang

Tak bisa dipungkiri tinggal di luar negeri akan membuat seseorang berlomba-lomba menabung dollar. Dan saya pun terkena virus ini. Tentunya dengan cara yang halal ya. Karena saya 24 jam stay at home dan tidak bekerja seperti kebanyakan pasangan student lainnya, maka harus cari cara nih bagaimana saya juga bisa menabung dollar. Kebetulan saya suka memasak dan mencoba berbagai resep baru. Nah, hobi inilah yang saya berdayakan. Tahun kemarin saya sempat berjualan opor ayam dan seblak. Semoga di tahun 2017 ini bisa lebih rutin lagi dalam menjual makanan khas Indonesia. InsyaAlloh.

Jasmani

Pikiran sehat juga harus ditunjang dengan kondisi badan yang sehat. Target saya ga muluk-muluk, yakni berat badan kembali ke berat sebelum menikah :D. Lingkungan di Canberra sangat mendukung resolusi saya yang satu ini. Karena pilihan angkutan umum tidaklah banyak, maka kemana-mana saya banyak berjalan kaki. Namun saya sangat menikmati berjalan kaki di Canberra. Dengan udaranya yang bersih dan trotoar yang lebar menjadikan berjalan kaki merupakan kegiatan yang menyenangkan. Selain itu rutin makan sayur, buah dan minum susu masuk dalam target resolusi saya. Hal ini yang sering saya skip kalau sudah kerepotan mengurus si kecil. InsyaAlloh.

Akademik

Status CLTN tak membuat keinginan saya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang S2 menjadi surut. Dengan melihat suami yang kuliah, justru membuat saya jadi bersemangat dan termotivasi ingin mengikuti jejak yang sama. Ya, saya ingin bisa kuliah di luar negeri. Kenapa ingin berkuliah di luar negeri? Universitas di Indonesia juga tak kalah bergengsi serta dari sisi materi dan text book mungkin sama,. Namun yang membedakan adalah saya bisa belajar tentang good governance yang nantinya bisa diaplikasikan di Indonesia. Hal-hal yang ingin saya raih di tahun 2017 ini antara lain mencapai nilai IELTS dengan minimal skor 7, mempelajari lebih detail program beasiswa yang diincar, serta menulis jurnal. InsyaAlloh.

Keluarga

Be a better mom! Inilah target saya. Mudah dalam menuliskannya, tetapi sulit dalam prakteknya. Karena tidak ada mata pelajaran yang mengajarkan bagaimana caranya menjadi orang tua yang baik, maka hal ini adalah suatu proses. Ya, senantiasa belajar dan terus belajar menjadi lebih baik. Yang sebelumnya sering marah-marah, maka ke depannya harus lebih sabar. Selain itu juga mencoba lebih kreatif dengan membuat aneka permainan. Kamu-kamu bisa gugling jenis mainan homemade yang mudah dibuat. Saya menargetkan tiap minggu minimal 1 jenis permainan baru yang saya buat. InsyaAlloh.

– – –

Inilah the power of writing. Dengan menulis, kita sudah satu langkah lebih maju dalam menggapai impian. Selain itu, tulisan merupakan bentuk do’a kita kepada ALLOH. (mohon do’anya yaa man-teman, semoga impian-impian saya terkabulkan, aamiin). Dan yang terpenting adalah be specific. Tulislah segala impianmu secara rinci. Apa targetnya, bagaimana mencapainya, lalu waktu yang dibutuhkan.

Begitu banyak impian yang ingin diraih dalam setahun ini. Bismillah, tetap semangat dan optimis walau mungkin tidak realistis.

 
Leave a comment

Posted by on January 31, 2017 in atashi,,, Daily Activities

 

Tags: , ,