RSS

Monthly Archives: January 2012

19. Makaroni Panggang

Semua orang pasti suka dengan makanan yang satu ini, termasuk saya. Makaroni panggang atau nama lainnya adalah macaroni schotel. Tapi pernahkah terpikir asal mula makanan yang satu ini? Penasaran, langsung saja saya konsultasi dengan om wikipedia, dan ini dia jawaban yang saya peroleh.

Makaroni merupakan variasi pasta kering yang berasal dari gandum durum. Ia tidak mengandung telur, biasanya berbentuk potongan pendek dengan rongga. Menurut legenda, makaroni dibawa ke Italia oleh Marco Polo pada saat perjalanan kembali ke Venesia dari Cina. Namun teori ini dibantah, karena sepertinya makaroni telah digunakan di Italia setidaknya 1 abad sebelumnya.

Konsensus akademik menyetujui bahwa makaroni berasal dari bahasa Yunani yakni makaria; sejenis kaldu jelai (jelai merupakan sejenis sereal/biji-bijian untuk pakan ternak, penghasil malt, dan sebagai makanan kesehatan) yang disajikan untuk memperingati orang yang telah meninggal, yang selanjutnya berasal dari kata makares yang berarti kematian yang diberkati dan dari kata makarios (makar) yang mempunyai arti diberkati/bahagia.

Di Amerika Utara, makaroni dengan bentuk “siku” (elbow macaroni) biasanya ditemukan pada hidangan makaroni dan keju ala Amerika. Elbow macaroni juga digunakan dalam puding susu. -> hmm, gimana ya rasanya? Membayangkan makaroni dalam versi manis, pasti tetap yummi 😉

Di daerah dengan populasi etnis Cina yang besar yang terbuka terhadap pengaruh budaya barat; seperti Hongkong, Makau, Malaysia, dan Singapura, warga Cina lokal mengadaptasi makaroni sebagai masakan Cina dengan gaya western. Di Hongkong dan Asia Tenggara, makaroni direbus dalam air, kemudian disajikan dengan kaldu beserta tambahan daging ham atau sosis, kacang polong, jamur hitam, atau telur.

Wah, ternyata memang ala Asia Tenggara seperti itu ya, makaroni digunakan untuk bahan sup. Pantas saja selama ini di rumah ketika memasak sayur sop selain menggunakan sayur-sayuran juga menambahkan makaroni rebus.

Selanjutnya, bagaimana dengan makaroni panggang? Apakah di belahan bumi sana mereka punya resep menarik yang bisa saya coba? Tanya om wikipedia lagi aahh 🙂

Macaroni casserole merupakan masakan makaroni panggang. Makanan ini dikenal sebagai masakan rumahan di negara-negara Eropa bagian utara. Ia merupakan hidangan yang terbuat dari makaroni yang dimasak dengan campuran telur dan susu, serta tambahan bahan-bahan seperti daging, ikan, atau sayuran. Dan umumnya dengan keju yang ditaburkan di atasnya. Ada berbagai sebutan untuk jenis makanan yang satu ini.

Di Finlandia, hidangan ini dikenal dengan sebutan makaronilaatikko atau makaronilåda dan merupakan hidangan tradisonal paling populer. Saat ini masakan tersebut dibuat dengan daging cincang, meskipun awal mulanya tidak dibuat dengan daging. Ketika disiapkan tanpa daging, makaroni biasanya digunakan sebagai pengganti kentang untuk makan. Saat ini macaroni casserole merupakan bagian dari hidangan, dan telah tersedia sebagai makanan kemasan di toko-toko di Finlandia.

Di Swedia, hidangan ini dikenal dengan sebutan makaronipudding. Biasanya dibuat dengan daging ham (potongan daging paha hingga kaki belakang), leek (sayuran yang sejenis dengan bawang bombay dan bawang putih), serta keju. -> ada yang tahu kalau di Indonesia leek ini seperti apa?

Di Malta, hidangan tersebut dikenal sebagai imqarrun. Terbuat dari makaroni, saus bolognese dan telur. Versi lainnya, bisa diberi tambahan hati ayam, telur rebus, kacang polong, dan daging asap. Biasanya pada lapisan atas diberi topping keju parut atau besciamella (béchamel) yang akan meleleh ketika dipanggang. -> mirip dengan keju mozarella kali ya.

Di Indonesia, hidangan ini dikenal dengan nama macaroni schotel. Masakan ini diperkenalkan oleh Belanda selama pendudukan di Indonesia. Oleh karena itu, “schotel” atau “schaal” berasal dari bahasa Belanda yang mengacu pada wadah yang digunakan untuk membuat hidangan ini. Biasanya dibuat dengan keju dan daging atau tuna. Kadang diberi tambahan kentang dan tahu untuk menciptakan rasa yang lebih Asia.

Tertarik untuk mencoba memasaknya? -> absolutely yes 😉

Biarkan khayalanmu berkreasi, ingin dimasak menjadi apa tentu saja boleh ^___^

p.s.: I hope you can share your story about your exploration with macaroni.

Sumber: Wikipedia

 
Leave a comment

Posted by on January 22, 2012 in Masak Yuuk

 

Tags: ,

18. Yuk, Perbanyak Tabungan Akhirat

Seperti malam-malam yang lalu, makan malam hari itu saya lalui bersama mama dengan menonton televisi. Walaupun hanya 1 – 2 jam, tetapi cukup untuk penghilang penat yang diakibatkan pekerjaan. Secara random mama menyetel saluran. Ketika stasiun televisi A sedang menayangkan iklan, maka tombol remote-pun akan ditekan, mengganti ke stasiun televisi B, C hingga Z, mencari acara yang oke untuk ditonton. Rugi kan kalau yang ditonton cuma iklan-iklan atau sinetron-sinetron yang makin hari makin tidak jelas alur ceritanya 😀

Klik tombol ini, klik tombol itu, lihat saluran ini, pindah ke saluran itu, dan secara tak sengaja saluran AN TV yang sedang menayangkan acara DAI MUDA pun menarik minat kami. Tema malam itu adalah bersedekah. Para dai muda membawakan materi yang bertemakan sedekah, tetapi dengan gaya masing-masing. Acara televisi yang menarik sekaligus mendidik!

Satu poin yang sangat menarik bagi saya adalah ucapan mama: “Sedekah tidak hanya dengan uang, tetapi bisa dengan cara berbagi ilmu. Kamu kan langganan majalah tarbawi, gimana kalau isi majalahnya kamu tulis di blog, biar bisa dibaca orang lain”. “wow, what a good idea” pikir saya. Sebelumnya memang pernah terpikir untuk merangkum isi majalah yang telah saya baca kemudian di-share lewat blog. Akan tetapi (lagi-lagi menggunakan alasan klise sibuk dengan pekerjaan) niat tersebut belum sempat terlaksanakan. –> pembelaan diri: bekerja yang halal dengan niat ikhlas karena ALLOH juga dianggap ibadah kan 🙂

Selain mengerjakan ibadah-ibadah wajib, kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah sunah, salah satunya adalah sedekah.

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada ALLOH dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia (QS. Al-Hadid: 18).

Begitu banyak ayat dalam al-qur’an yang mengajak kita untuk bersedekah. Selain ayat di atas, beberapa ayat tentang ajuran untuk bersedekah ada di surat Al-Baqarah. Salah satunya surat di bawah ini:

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLOH seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. ALLOH melipatgandakan bagi siapa yang Dia Kehendaki, dan ALLOH Maha Luas, Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 261).

Dari surat Al-Baqarah ayat 261 di atas, saya teringat dengan cerita paman mengenai sedekah. Pertengahan tahun 2011 kemarin, uncu (panggilan orang minang untuk adik bungsu dari ayah/ibu) melakukan perjalanan dakwah selama kurang lebih 4 bulan di India dan Pakistan. Ketika tiba di suatu desa, uncu dan temannya ingin membeli tali untuk menggantung pakaian. Kemudian secara tiba-tiba datang orang tak dikenal yang kemudian langsung memberikan tali tambang yang diperlukan. Orang tersebut berkata: “ambillah, saya percaya ALLOH akan menggantinya sepuluh kali lipat”. –> kurang lebih kalimatnya seperti itu, saya lupa persisnya bagaimana, hehe.

Lanjut ya kisah ceritanya. Siang berganti sore, orang tak dikenal itu datang kembali. Lalu ia menceritakan bahwa ALLOH langsung mengganti apa yang ia sedekahkan sebesar sepuluh kali lipat. Tali tambang yang tadi diberikan seharga 10 rupee, lalu ia mendapat uang sebesar 100 rupee hasil dari keuntungan berdagang di siang hari.

Subhanalloh, janji ALLOH memang pasti kebenarannya.

Teman-teman, jika kamu ditanya, harta mana yang lebih kamu sukai, pilihannya adalah: harta diri sendiri atau harta yang akan diwariskan. Apa yang akan kamu pilih?  Tentu kita akan memilih lebih menyukai harta milik sendiri. Pertanyaan tersebutpun pernah ditanyakan Rasulullah kepada para sahabat.

Dari Ibnu Mas’ud r.a. berkata, Rasulullah saw. Bersabda: “Siapakah diantara kamu sekalian yang lebih mencintai harta ahli warisnya daripada hartanya sendiri?”. Para sahabat menjawab: “Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun diantara kami kecuali ia lebih mencintai hartanya sendiri”. Beliau bersabda: “Sesungguhnya hartanya sendiri adalah harta yang harus didahulukan dan harta ahli warisnya adalah harta yang harus dikemudiankan” (HR. Bukhari).

Kadang kita masih mencintai harta yang justru nantinya akan kita wariskan kepada ahli waris, ketimbang lebih mencintai harta diri sendiri. “Memang ada bedanya ya? Kan sama-sama harta milik sendiri”. Tentu saja berbeda. Harta yang diwariskan maksudnya adalah harta yang kita peroleh selama hidup di dunia dan nantinya pada saat meninggal harta tersebut akan dibagikan kepada ahli waris. Sedangkan maksud dari harta diri sendiri adalah harta yang akan kita bawa sebagai bekal untuk kehidupan selanjutnya setelah meninggal.

Kita percaya bahwa kehidupan dan kematian seseorang merupakan misteri yang hanya diketahui oleh ALLOH. Kita pun percaya bahwa kehidupan di dunia hanyalah perjalanan transit menuju kehidupan abadi kelak. Oleh karena itu, yuuk teman-teman, mari perbanyak tabungan akhirat kita. ^__^

Dari Ibnu Mas’ud r.a. dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak ada iri hati yang diperbolehkan kecuali dalam dua hal, yaitu: seseorang yang diberi kekayaan harta oleh ALLOH kemudian dihabiskannya dalam menegakkan kebenaran, dan seseorang yang diberi ilmu oleh ALLOH kemudian diamalkan dan diajarkannya kepada sesama manusia” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sumber:

  1. Fiqih Sunah Untuk Wanita oleh Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim.
  2. Terjemahan Riyadlus Shalihin bagian I.
 
Leave a comment

Posted by on January 15, 2012 in Indahnya Islam

 

Tags: ,